Menurut informasi dari Tuttosport yang menyebutkan bahwa negosiasi untuk memperpanjang kontrak Paulo Dybala yang akan segera habis pada Juni 2022 menemui banyak kendala. Bahkan pembicaraan kedua kubu praktis terhenti.
Pelatih Juventus, Bianconerri juga secara tersirat mengkonfirmasi soal cerita Dybala yang marah kepada direktur Juventus, Fabio Paratici, karena ditinggalkan di bangku cadangan saat Juventus bermain imbang 1-1 melawan Crotone pada pekan lalu.
Alotnya negosiasi tersebut dikabarkan karena permintaan gaji sang pemain yang tinggi. Pemain asal Argentina itu disebut meminta gaji yang tinggi, senilai 10 juta euro untuk per tahunnya.
Permintaan Dybala tersebut lantas ditolak oleh Juventus. Alhasil, negosiasi kedua belah pihak menemui jalan buntu.
Tuttosport mengklaim bahwa Chelsea menjadi salah satu tim favorit yang akan membujuk Paulo Dybala untuk meninggalkan Turin. Klub asal Premier League itu dikabarkan siap mendatangkan Dybala dengan harga 80 juta euro.
Jika Dybala benar-benar pergi, itu akan menjadi sebuah pukulan yang besar bagi Juventus. Sang pemain bukan hanya masih, tapi juga tak terbantahkan menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh di dalam skuat Juventus.
Namun, rumor Dybala untuk meninggalkan Juventu bukanlah hal yang baru. Dirinya juga pernah digosipkan untuk meninggalkan Turin pada musim panas 2019 lalu.
Pada saat itu Dybala nyaris pergi dari Juventus untuk ke Liga Inggris, Manchester Unite dan Tottenham Hotspur yang menjadi minat untuk mendatangkan Dybala.


0 Response to "Negosiasi Kontrak Dybala dan Juventus Alot, Chelsea Siap Menikung"
Post a Comment